SAJAK UNTUKMU, IBU
Sekli A.P
Aku menulis sajak ini di tengah senja yang kian
menghilang
Dari warna merah merekah sampai gelap datang…
Merenung… bahkan aku tak tahu apa yang sedang
kurenungkan
Ibu,
Hari ini, aku ingin
sedikit saja bersikap manja
Mengatakan
bahwa aku rindu sepenuh jiwa..
Bapak,
Pun
aku juga sama rindunya..
Aku belum menjadi anak yang baik
Namun percayalah aku sedang berusaha…
Ibu,
Bolehkah hari ini aku mengatakan sesuatu yang
romantis..????
Selamat
Ulang Tahun, Ibu…
Aku
selalu meminta…
Jika
kelak dilahirkan kembali, aku tetap ingin lahir dari rahimmu…
Saranghamnida,
Eomma…
Jember,
23 Mei 2016
Komentar
Posting Komentar