Inilah mungkin bentangan nanah itu
Merobek semua senja yang dipunya…
Mengikis semua fajar yang biasa saja…
Sekali lagi, hanya sebuah pisau keabadian yang mampu
melakukannya..
Dia
masih setia..
Di
ujung gang yang tak memberinya apa-apa
Dia juga
masih disana..
Dibelakang
bayang-bayang yang menyilaukannya..
Setia dengan sebuah topeng, apakah berguna?
Entahlah,,
Buncahan bisikan yang mendorongnya..
Mengajaknya untuk tetap disana
Kadang
dia tak mengerti..
Bagaimana
pasir lembut itu mampu mengoyakkan hati..
Merangsang
nanah itu untuk bergejolak kembali..
Dan
sekali lagi,,
Dia
masih setia menanti….
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2014
Komentar
Posting Komentar