
Source: Google
Tentang
Hujan
Aku ingin menulis sesuatu tentang hujan. Hujan yang selalu membuatku kagum dan tenang. Aku mengagumi setiap rintik hujan yang tak pernah menuntut kala jatuh. Tetes hujan melambangkan keikhlasan menjalani hidup. Ia tak pernah “marah” kala terjatuh ke bumi. Percikannya justru membuat hatiku tenang. Hujan, meskipun banyak orang yang selalu menganggapnya sebuah hambatan. Namun bagiku, hujan adalah teman terbaik kala kerinduan pada tempat tujuan begitu kurasakan. Hujan selalu menemaniku, membawaku ke sebuah masa yang begitu asing namun sangat dirindukan.
Aku
mencintai hujan sama seperti burung yang sangat menyukai terbang. Entah
bagaimana, hujan membuatku yakin bahwa menjalani hidup harus penuh dengan
keikhlasan. Ikhlas bukan berarti kalah, tapi ikhlas adalah menerima semua yang
terjadi serta percaya bahwa itulah yang terbaik. Tentang hujan, semua tentang
hujan. Aku selalu rindu dengan cara hujan jatuh ke tanah. Aku selalu rindu
dengan hujan yang selalu member jejak yang berbeda pada setiap masa. Aku selalu
rindu dengan hujan yang tak pernah bermaksud menyakiti tapi mampu menghibur
dalam kesendirianku.
Semua
tentang hujan…
Setiap
tetesnya adalah anugerah dari Sang Pemilik Hidup.
Hujan,
aku sangat berterimakasih pada tetesmu yang memberiku rasa cinta. Tetesmu bagai
memelukku kala bulir air itu tak sengaja menyentuhku. Tetesmu adalah simbol
cinta. Sebuah cinta yang abadi dan suci. Sebuah cinta yang bisa sangat manis,
namun jika ada yang melukaimu, cinta itu
akan terasa pahit.
Mudah
saja, hujan dan tetesnya adalah lambang cinta yang nyata…
Sarang bi…..
14 Desember 2015- tempat dimana bau hujan masih terasa
Punya banyak kenangan tentang hujan. Salah satunya pas pulang kuliah kehujanan. Huhuuuu
BalasHapushehehe..
Hapuspilihan terbaik adalah berteduh.