Aku dan Siang yang Selalu Sama

Siang selalu menawarkan panasnya
Seperti siang ini di perpustakaan kampus hijau yang mulai ditinggalkan pengunjungnya,,
Hari ini bukan hari libur, namun perpustakaan ini tak begitu menarik perhatian orang yang mungkin lebih asyik dengan dunia mereka sendiri
Atau mungkin, mereka enggan datang karena terik siang tang tak berbelas kasihan

Lalu, bagaimana dengan aku?
Aku masih setia di sebuah sudut dengan pena yang siap menjelajah kertas-kertas buram yang tak berdaya
Aku masih di sini agar perpustakaan ini tak benar-benar sepi
Aku juga masih enggan beranjak menerobos sengatan siang yang membabi buta tanpa henti menunjukkan diri...

Aku masih sama seperti dulu..
Berada di sudut dan menyukai bagaimana sendiri menemaniku
Siang ini juga masih selalu sama dan akan selalu sama..


                                                                                                                   di tempat ini, 4 Oktober 2015




 

Komentar